Category: Web Design


CSS Framework

Daftar Project CSS untuk website Anda sudah menumpuk, dan Anda terkena dilema antara terima project terus dan mengatur semuanya selesai sebelum deadline tiba. Salah satu pilihan untuk memangkas waktu pengerjaan CSS (Cascade Styling Sheet) dengan cepat bisa memilih opsi untuk menggunakan template code yang sudah beredar cukup banyak saat ini, sebut saja namanya disini sebagai contoh kita bisa gunakan template atau lebih tepat disebut framework dengan “blueprintcss” yang bisa Anda dapatkan struktur filenya dari sini http://www.blueprintcss.org.

Silakan di extract file zip-nya dan Anda akan menemukan beberapa struktur file dari css dan html, dimana didalamnya sudah disertakan class dan property2 dari style html. Anda bisa mengatur atau mengubah isi dari masing property sesuai dengan kebutuhan website yang akan dibangun. Tips: Saya sarankan setelah Anda sudah sering menggunakan framework tersebut, coba buang class2 yang dirasakan jarang digunakan, atau ubah property bagian class yang sering dipake, dengan begitu ukuran css akan lebih kecil dan tentunya lebih maksimal, serta code css yang ada jauh lebih ringkas mudah dibaca dan dipahami tentunya oleh Anda sendiri sebagai developer/css coder. Kalau untuk saya pribadi sih lebih enak dan nyaman framework  yang kita buat dan define sendiri sesuai kebutuhan :D. So silakan Anda bisa gunakan framework yang sudah ada, Anda ubah atau bahkan Anda buat framework sendiri seperti saya sebagai CSS Hand Coder, Cheers 😉

Advertisements
Joomla & WordPress

Joomla & WordPress

Open-source Content Management Systems (CMS) adalah salah satu bentuk dari Aplikasi Web, Jika melihat dari stabilitas, perfoma dan teknik untuk customize dari CMS sangat terbuka, akan tetapi kini itu bukan masalah yang cukup serius untuk developer skala rendah, dengan hadirnya paradigma “extensibility” yang memungkinkan penggunaan model fitur tambahan dengan plug-ins dapat mempresentasikan kebutuhan dari developer.

WordPress dan Joomla adalah dua CMS open source populer. Keduanya menawarkan kelebihan dari komunitas developer aktif dan dokumentasi yang sangat baik. WordPress adalah pilihan pertama untuk Komunitas Desainer akhir-akhir ini karena back-end yang dirancang sangat baik dan kemampuan untuk menyediakan themes yang sangat baik.

WordPress’ Theming Model

WordPress Theming model adalah dasarnya adalah per-view structure. Artinya ini adalah masing-masing tema, Anda akan ditampilkan masing-masing dari file view untuk daftar posting, tampilan single page, dan halaman archive. masing-masing view berbeda file satu sama lainnya. Developer bisa mengubah masing-masing view tersebut dengan struktur yang sama misal untuk bagian header dan footer, ini bisa menggunakan perintah direct ke masing-masing view (header atau footer).

Joomla’s Content-Based Model

Joomla memiliki pendekatan tema yang cukup berbeda. Template Joomla dibangun pada struktur yang di definisikan pada file index.php. File ini berisi konten statis (yaitu: konten yang sama /umum untuk situs) dan tag template, yang berfungsi sebagai kontekn place-holder dan akan di timpah oleh output dari HTML selama proses render sebuah halaman website.

source inspiration from: smashingmagazine
image taken from: http://risinglynx.com